Keluarga Sadar Hukum

Istilah taat terasa terlalu memaksa, hanya satu arah dan tidak memunculkan celah-celah untuk menginterupsi atau mengkritik. Asumsinya adalah, hukum yang dibuat oleh pihak-pihak yang diberikan wewenang, tidak selalu benar. Entah cara membuatnya atau substansinya. Karena itu, harus diberikan jalan untuk membahas, mendiskusikan, memperbaiki dan sebagainya.

Kenapa masyarakat harus repot repot memahami hal seperti ini? Karena, hukum yang dibuat oleh sekelompok kecil orang yang diberikan kewenangan untuk itu, isinya bukan hanya mengatur tentang urusan tetek bengek kantor tempat mereka bekerja, yang barangkali secara langsung tidak ada kaitannya dengan masyarakat. Tetapi juga mengatur banyak hal yang menyangkut kehidupan sehari-hari. Bisa menyangkut harta benda kita misalnya berapa besar pajak yang harus kita bayar tiap tahun dan apa saja jenisnya? Mengatur ketertiban umum seperti, seberapa keras kita bisa mengeluarkan suara di malam hari saat kebanyakan orang sudah tidur?,Atau mengatur urusan pribadi seperti bagaimana caranya kawin, apa saja syaratnya? Apa hukuman yang bisa kita terima kalau mencuri atau menganiaya orang lain? Apakah ada aturannya membuat polisi tidur (markah kejut)? Bolehkah anak berumur 5 tahun menandatangani perjanjian ? Dan masih banyak lagi

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di ebook di bawah ini :

Download PDF Artikel ini

Irfan Mundzir Ramdhani

Assalamm'alaikum warohmatullohi wabarokatuh Salam kenal semuanya nama saya Irfan Mundzir Ramdhani. Biasa dipanggir Al-Mundzir. Semoga ini dapat menjadi sebuah motivasi saya agar bisa menjadi lebih baik lagi lagi lagi